1. Home
  2. gaya
  3. hidup
  4. Nasib Warung Burjo Jogja Ditinggal Mudik Mahasiswa

Nasib Warung Burjo Jogja Ditinggal Mudik Mahasiswa

0
0

Indotnesia.com, YOGYAKARTA –  Mahasiswa Jogja pasti sudah nggak asing lagi dengan warung burjo bubur kacang ijo.

Meski bernama burjo atau bubur kacang ijo, warung ini justru identik dengan menu indomie dan goreng-gorengan. Harganya murah meriah, jadi sangat pas dengan kantong mahasiswa. Warung burjo terdekat, selain untuk makan juga biasa dijadikan tempat nongkrong para mahasiswa. Akan tetapi, bagaimana nasib warung burjo yang ditinggal mahasiswa karena pandemi?

Kebijakan social distancing, bikin sekolah, kampus, lembaga, dan perkantoran akhirnya dilaksanakan secara daring. Akibatnya, beberapa warung makan menjadi sepi pengunjung  dan ada yang terpaksa gulung tikar, tidak terkecuali warung burjo.

Warung burjo Jogja memang memiliki penyebaran yang begitu luas, terutama di lingkungan kampus dan sekolah. Nggak heran kalau warung makan sangat terdampak pandemi.

Meski diberlakukan new normal, aktivitas belajar-mengajar di sekolah dan kampus belum juga kembali normal dan warung burjo bubur kacang ijo di sekitar kampus terlihat masih menutup pintunya. Sementara, beberapa memilih tetap buka.

Idin, seorang karyawan di salah satu warung burjo di dekat ISI Yogyakarta berbagi cerita. Dia mengatakan, omzet warungnya mengalami penurunan drastis, sekitar 50% lebih.

“Kalau dari mulai awal pandemi, gimana ya, nggak seperti biasanya aja gitu. Biasanya sini kalau lagi normal ramai, tapi setelah ada datangnya pandemi ini benar-benar turun drastis yah, nggak seperti biasanya,” ujarnya.

Kurniawan, seorang karyawan swasta, mengaku belum berani untuk kumpul bersama teman-temannya di warung burjo.

“Kalau sebelum pandemi kan biasanya ramai. Jadi teman-teman juga bisa diajakin. Tapi sekarang, ya cuma beberapa aja yang bisa diajakin karena mereka takut dan kumpul-kumpul itu kan mereka mikir dua kali,” katanya.

Sekarang, pandemi sudah setahun menetap di Indonesia. Perekonomian belum juga kembali seperti sedia kala.

Pemerintah masih terus mengupayakan pengendalian virus Covid-19 dengan vaksinasi. Semoga pandemi segera berakhir agar tidak semakin banyak sektor yang terdampak pandemi. Dengan begitu, perputaran uang dan kegiatan belajar-mengajar yang dirindukan lekas dimulai kembali agar warung makan nggak sepi lagi.

Jadi, siapa yang udah kangen makan di warung burjo Jogja?

Dwi Wulandari Memiliki berjuta ide cerita yang siap dituangkan kapanpun dibutuhkan. Suka tertawa lepas dan seringkali receh tanpa sebab.