1. Home
  2. fakta
  3. unik
  4. Jagung, Si Sumber Karbohidrat yang Unik

Jagung, Si Sumber Karbohidrat yang Unik

0
0

Indotnesia, YOGYAKARTA – Indonesia dikenal sebagai negara gemah ripah loh jinawi. Tanahnya subur, menjadi rumah bagi banyak tumbuhan. Salah satunya, tanaman jagung.

Sekitar 10.000 tahun lalu, jagung untuk pertama kalinya dibudidayakan oleh penduduk di salah satu wilayah di benua Amerika, yang sekarang adalah negara Meksiko. Lalu, pada abad ke-16, jagung diperkirakan mulai masuk ke Indonesia yang penyebarannya dibawa oleh bangsa Portugis.

Kandungan sumber karbohidratnya yang tinggi, membuat jagung sering menjadi bahan pangan alternatif selain beras. Namun, tanpa perawatan manusia, jagung tidak dapat tumbuh di alam liar dengan baik.

Untuk mendapatkan hasil panen jagung yang optimal, tanaman harus tumbuh di tanah yang kaya humus, gembur, dan mengandung kapur. Selain itu, budidaya jagung membutuhkan ketinggian maksimal 600 mdpl dengan ketersediaan air yang baik dan optimal.

Tak hanya dikenal sebagai pengganti nasi, jagung juga seringkali diolah menjadi sejumlah makanan, salah satunya popcorn atau berondong jagung. 

Meskipun jagung punya sejumlah manfaat baik bagi tubuh, tapi jika pengolahannya kurang tepat akan menjadi kurang menyehatkan, misalnya ketika popcorn ditambah bumbu rasa.

Selain dapat diolah menjadi ragam makanan, jagung pun dimanfaatkan di industri peternakan sebagai pakan ternak. Kandungan nutrisi yang tinggi membuat jagung menjadi pilihan pakan utama bagi ternak, terutama untuk ayam.

Di balik manfaatnya yang banyak, jagung menyimpan sejumlah keunikan. Salah satunya, fakta bahwa setiap baris biji kuning jagung selalu berjumlah genap. Bukan tanpa sebab, hal tersebut terjadi karena biji jagung berasal dari bunga yang diserbuki oleh putik dan selalu menghasilkan sepasang biji jagung. 

Asy Syaffa Nada biasa dipanggil Syafa. Selain suka menulis, dia juga hobi gambar yang lucu-lucu. Kalau mau kenalan atau lihat koleksi gambarnya bisa cek @dudelthings