1. Home
  2. gaya
  3. hidup
  4. Cari Inspirasi ala Seniman dengan Staycation Murah dan Bernuansa Alam di Jogja

Cari Inspirasi ala Seniman dengan Staycation Murah dan Bernuansa Alam di Jogja

0
0

Indotnesia, YOGYAKARTA – Masa pandemi gini bikin istilah staycation jadi tidak asing lagi bagi kita. Apalagi, bagi orang-orang yang mudah bosan karena terlalu lama di satu tempat.

Bertempat di Jalan Nitiprayan, Dusun Jeblok, RT 01 Dukuh 03, Bantul, Lorong Homestay Yogyakarta menjadi salah satu destinasi staycation yang boleh banget nih buat kalian kunjungi. 

Pasalnya, walaupun terletak di perkotaan, tetapi homestay ini menawarkan konsep penginapan rindang dengan banyak pepohonan. Jadi, cocok banget nih buat kalian yang udah terlalu lama di rumah dan ingin mencari suasana baru atau staycation Jogja murah budget.

Selama masa pandemi, protokol kesehatan tidak lupa diterapkan guna mengurangi penyebaran virus, seperti mewajibkan penggunaan masker, mencuci tangan, dan pemeriksaan suhu tubuh. 

Akses menuju penginapan ini terbilang mudah. Berposisi tidak jauh dari Jalan Ringroad Selatan, bikin homestay ini dapat diakses menggunakan sepeda motor dan mobil. Parkirannya juga terbilang cukup luas.

Lorong homestay adalah salah satu penginapan Jogja unik yang bangunannya menggunakan kayu dan barang-barang lama yang difungsikan kembali. Beberapa dinding kamar mandi dan lantai menggunakan tegel kunci yang bikin Lorong Homestay ini jadi menarik.

Lorong menyediakan dua bangunan, yaitu omah ngarep dan omah mburi. Omah ngarep hanya terdiri dari dua kamar, sedangkan omah mburi terdiri dari empat kamar yang dibagi menjadi dua lantai. Tenang saja, para tamu boleh menyewa per kamar.

Penamaan kamar pada Lorong Homestay menggunakan nama-nama tokoh Punakawan, seperti Semar, Petruk, Gareng, Bagong, Togog, dan Mbilung.

Tiap omah disediakan dapur umum untuk sekadar masak mie instan atau ngopi-ngopi. Dapur ini sekaligus menjadi tempat mengobrol atau berdiskusi. Lantai atas omah mburi juga bisa dipakai untuk duduk-duduk atau bersantai, pas sekali untuk jadi destinasi staycation.

Fasilitas

Di sini tidak disediakan televisi ya, karena pada awalnya Lorong Homestay menjadi tempat mencari inspirasi para seniman yang butuh berjarak dengan kehidupan sehari-hari. Ya, walaupun sekarang penginapan ini juga sering diisi oleh kaum muda yang ingin menikmati keestetikan dari Lorong Homestay. Alhasil, Lorong juga dikenal karena merupakan penginapan estetik di Jogja lho..

Selain nggak ada TV, pendingin ruangan atau AC juga tidak disediakan, hanya kipas angin saja. Salah satu alasannya karena banyak pepohonan yang membuatnya menjadi sejuk. 

Tiap kamar di Lorong Homestay juga menggunakan banyak jendela dan pintu-pintu yang dapat difungsikan sebagai ventilasi udara. Jadi, nggak usah takut sumuk ya, AC alam adalah pilihannya. 

Lorong homestay berintegrasi dengan Galeri Lorong, Saorasa Kopi, dan Batik Raditya. Jadi, lengkap banget yah, nggak usah jauh-jauh keluar kalau mau ngopi-ngopi atau belanja. 

Galeri Lorong biasanya sering mengadakan pameran, tetapi selama pandemi pameran tidak ada atau dilakukan secara daring. Sayang sekali yah, tetapi jangan sedih. Banyak hal kok yang dapat kalian eksplor di Lorong Homestay.

Ada satu pesan dari pengelola, hal yang tidak boleh dilewatkan kalau kalian menginap di sini, yaitu BANGUN PAGI. Kenapa? Karena udara yang masih sejuk dengan jendela-jendela yang terbuka membuat pikiran kita menjadi rileks. 

Tinggal menyeduh kopi atau teh dan cobalah duduk berdiam diri sambil berpikir hal-hal yang sudah dilakukan dan yang akan dilakukan.

Gimana, Mau coba staycation di Lorong Homestay?

Dwi Wulandari Memiliki berjuta ide cerita yang siap dituangkan kapanpun dibutuhkan. Suka tertawa lepas dan seringkali receh tanpa sebab.